Posted on

Ketahui Penyakit Umum Sistem Ekskresi

Penyakit Umum Badan manusia terbagi dalam juta-an sel, organ serta skema yang bekerja terus-terusan supaya kita masih hidup. Beberapa sel serta organ condong melepas banyak produk sambilan, sampah beracun serta zat beracun yang lain menjadi sisi dari metabolisme serta pencernaan. Ini merupakan skema ekskresi pada tubuh yang menolong dalam mencuci sampah ini dari badan serta menolong kita untuk bertahan hidup tanpa dampak mengakibatkan kerusakan dari toksin ini. Ekskresi merupakan proses dimana bekas metabolisme di hilangkan dari satu organisme.

kesehatan usus

Organ dari skema ekskresi termasuk juga paru-paru, kulit, organ reproduksi seperti rahim, ginjal, ureter, kandung kemih serta uretra. Saat organ ini tidak berperan, mereka tidak berhasil untuk keluarkan sampah dari skema dengan efisien. Hal seperti ini memunculkan beberapa penyakit umum ekskresi. Mari kita lihat pada penyakit umum yang merubah organ-organ dari skema ekskresi.

Penyakit yang sangat umum dari Skema Ekskresi Merubah Ginjal

Organ utama yang menolong dalam pembentukan urine merupakan ginjal. Ginjal menyaring semua sampah pada tubuh serta saluran darah. Hal seperti ini mengakibatkan pembentukan urine yang memerah keluar dari badan. Penyakit umum yang merubah ginjal merupakan seperti berikut :

1. Diabetes Insipidus

Diabetes insipidus merupakan satu penyakit yang penderitanya keluarkan urine kebanyakan. Pemicu penyakit ini merupakan kekurangan hormon ADH (Anti Diuretic Hormone). ADH merupakan hormon yang merubah proses reabsorpsi cairan pada ginjal. Jika kekurangan hormon ADH, jumlahnya urine bisa bertambah jadi 30 kali lipat.

2. Glukosuria

Glukosuria merupakan penyakit yang diikuti ada glukosa dalam urine. Penyakit ini dimaksud juga kencing manis. Kandungan gula dalam darah bertambah karena kekurangan hormon insulin. Nefron tidak dapat menyerap kembali keunggulan glukosa, hingga keunggulan glukosa dibuang bersama dengan urine.

3. Batu ginjal

Batu ginjal bisa tercipta karena pengendapan garam kalsium didalam rongga ginjal, aliran ginjal, serta kantong kemih. Batu ginjal tercipta kristal yang tidak dapat larut serta memiliki kandungan kalsium oksalat, asam urat, serta kristal kalsium fosfat. Sebabnya merupakan karena karena kebanyakan konsumsi garam mineral serta sangat dikit konsumsi air. Batu ginjal itu bisa memunculkan hidronefosis (membesarnya ginjal karena urine tidak bisa mengalir keluar) hal tersebut karena penyempitan saluran ginjal atau terhalang oleh batu ginjal.

4. Tidak berhasil ginjal

Tidak berhasil ginjal merupakan kelainan ginjal yang tidak berperan seperti harusnya. Penyakit ini karena sebab keadaan yang mengganggu manfaat ginjal. Penyakit ini terdiri jadi 2 yakni penyakit ginjal semestara serta penyakit ginjal masih. Pasien penyakit ginjal sesaat bisa ditolong dengan bersihkan darah. Sedang pasien penyakit ginjal masih bisa ditolong dengan cangkok ginjal.

5. Nefritis

Nefritis merupakan peradangan pada ginjal yang berlangsung karena infeksi bakteri penyakit pada nefron. Bakteri ini masuk lewat aliran pernafasan lalu dibawa darah ke ginjal. Karena infeksi ini nefron alami peradangan hingga protein serta sel–sel darah yang masuk bersama dengan urine primer tidak bisa disaring serta keluar bersama dengan urine.

Diluar itu, nefritis bisa mengakibatkan uremia, yakni ureum yang masuk dalam darah melewati kandungan normal. Terdapatnya ureum didalam darah bisa mengakibatkan penyerapan air terganggu, setelah itu air akan menumpuk di kaki atau organ badan yang lainnya. Diluar itu, nefritis bisa disebabkan karena satu reaksi kebal yang salah serta melukai ginjal.

Pertanda dari nefritis merupakan hematuria (darah didalam air kemih), proteinuria (protein didalam air kemih) serta rusaknya manfaat hati, yang bergantung pada type, tempat serta beratnya reaksi kebal.

6. Albuminuria

Albuminuria merupakan penyakit masalah skema ekskresi yang diikuti dengan urine pasien memiliki kandungan albumin. Albumin adalah protein yang berguna buat manusia karena berperan untuk menahan supaya cairan tidaklah terlalu banyak keluar dari darah. Penyakit ini mengakibatkan kebanyakan albumin yang lolos dari saringan ginjal serta terbuang bersama dengan urine.

Penyakit ini diantaranya dikarenakan oleh kekurangan protein. Langkah mencegahnya lewat cara pengendalian kandungan gula darah serta kurangi derajat albuminuria dengan pemberian diuretik dosis kecil serta pembatasan konsumsi protein (0, 6-0, 8 gr/kg berat tubuh /hari).

Penyakit yang Sangat Umum dari Skema Ekskresi Merubah Ureter

Ureter merupakan tabung berotot yang menolong urine untuk lulus dari ginjal ke kandung kemih. Ini penyakit urin yang merubah ureter termasuk juga uretritis. Ini merupakan satu peradangan dari ureter karena infeksi bakteri atau virus. Beberapa gejala uretritis berlainan pada pria serta wanita. Pria tunjukkan pertanda darah dalam urine serta air mani, sensasi terbakar waktu buang air kecil, kerap buang air kecil, perasaan sakit serta pembengkakan penis serta ngilu waktu ejakulasi. Wanita tunjukkan sakit perut, ngilu waktu buang air kecil, demam, ngilu pada panggul serta vagina, keputihan, dan sebagainya.

Penyakit yang Sangat Umum dari Skema Ekskresi Merubah Aliran Kemih

Kandung kemih menaruh urine dari ginjal sampai mereka disemburkan lewat badan dari uretra. Kandung kemih serta uretra kedua-duanya rawan pada beberapa infeksi. Infeksi mengakibatkan buang air kecil yang menyakitkan, darah dalam urine, ngilu di perut sisi bawah, urine yang bau busuk, urine keruh, serta yang lain. Bila tidak diobati, bisa mengakibatkan banyak penyakit ginjal serta komplikasi reproduksi.

Penyakit yang Sangat Umum dari Merubah Skema Ekskresi Paru-Paru
Paru-paru adalah sisi dari skema pernafasan badan kita. Mereka bekerja seperti balon karet yang ambil oksigen dan mengempis buang karbon dioksida. Karbon dioksida merupakan produk sampah gas ketinggalan sesudah pertukaran gas oksigen berjalan. Ada sekian banyak penyakit umum yang memengaruhi paru-paru :

1. TBC

Penyakit TBC dikarenakan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Penyakit ini bisa menyebar lewat percikan ludah waktu pasien batuk. Jika dibutuhkan, pasien TBC juga dapat dikarantina ditempat spesial supaya tidak menularkan penyakitnya. Penyakit ini dapat sebetulnya adalah salah satunya penyakit yang telah ditaklukan, tapi terakhir kembali menyerang. Diantaranya merupakan karena pasien tuberkulosis ini tidak habiskan obat mereka. Obat mesti diminum dengan teratur saat 6 sampai 9 bulan untuk mengobati penyakit ini. Tidak habiskan obat bisa mengakibatkan pasien tidak bisa pulih serta mengakibatkan obat tidak dapat lagi melawan kuman karena kuman jadi kebal.

2. Pneumonia

Penyakit ini dikarenakan oleh bakteri, virus atau jamur yang menginfeksi paru-paru terutamanya di alveolus. Penyakit ini mengakibatkan oksigen sulit masuk karena alveolus dipenuhi dengan cairan. Pencegahnnya lewat cara tetap pelihara kebersihan serta melindungi ketahanan badan masih kuat bisa menahan supaya bakteri tidak dapat tembus pertahanan kesehatan badan. Jika sudah menanggung derita pneumonia, umumnya sembuh dengan minum antibiotik.

3. Asma

Asma diketahui dengan bengek yang dikarenakan oleh bronkospasme. Asma adalah penyempitan aliran pernafasan utama pada paru-paru. Tanda-tanda penyakit ini diikuti dengan sulit untuk bernapas atau sesak napas. Penyakit ini tidak menyebar serta berbentuk alami penurunan. Keadaan lingkungan yang udaranya tidak sehat atau sudah tercemar akan menyebabkan serangan asma. Prinsip basic perlakuan serangan asma yaitu dengan pemberian obat-obatan baik suntikan (Hydrocortisone), sirup ventolin (Salbutamol) atau nebulizer (gas salbutamol) untuk menolong melonggarkan aliran pernafasan.

4. Kanker paru-paru

Kanker paru-paru merupakan perkembangan sel kanker yang tidak teratasi dalam jaringan paru. Bila dilewatkan perkembangan yang abnormal ini bisa menebar ke organ lainnya, baik yang dekat dengan paru ataupun yang jauh contohnya tulang, hati, atau otak. Penyakit kanker paru-paru semakin banyak dikarenakan oleh merokok (87%), sedang bekasnya dikarenakan oleh zat asbes, radiasi, arsen, kromat, nikel, klorometil eter, gas mustard serta pancaran oven arang dapat mengakibatkan kanker paru-paru, walau umumnya cuma berlangsung pada pekerja yang merokok.

5. Emfisema

Emfisema karena sebab hilangnya elastisitas alveolus. Alveolus sendiri merupakan gelembung-gelembung yang ada dalam paru-paru. Pada pasien emfisema, volume paru-paru semakin besar dibanding dengan orang yang sehat karena karbondioksida yang semestinya di keluarkan dari paru-paru terjebak di dalamnya. Asap rokok serta kekurangan enzim alfa-1-antitripsin merupakan pemicu kehilangan elastisitas pada paru-paru.

6. Pleuritis

Pleuritis merupakan peradangan pada pleura, yang disebut, lembap berlapis ganda membran yang melingkari paru-paru serta garis tulang rusuk. Keadaan ini bisa membuat napas begitu menyakitkan. Terkadang dihubungkan dengan keadaan lainnya yang dimaksud efusi pleura, dimana keunggulan cairan isi daerah pada susunan membran itu.

Penyakit yang Sangat Umum dari Skema Ekskresi Merubah Kulit

Organ external paling besar badan merupakan kulit. Ini bukan sekedar menolong membuat perlindungan organ internal dari infeksi serta bahaya fisik serta lingkungan yang lain, tapi juga menolong keluarkan garam serta beberapa produk sampah yang lain dari kulit. Mari kita lihat pada keadaan umum yang merubah kulit :

1. Jerawat

Jerawat atau bintil merupakan infeksi kulit yang umum yang merubah remaja dan orang dewasa muda. Kulit terbagi dalam pori-pori yang terhambat oleh produksi minyak terlalu berlebih disekresikan oleh kelenjar minyak. Debu, kotoran, bakteri, dan lain-lain terjerat dalam pori-pori serta ini mengakibatkan erupsi jerawat. Jerawat terlalu berlebih tunjukkan jika badan tidak dapat keluarkan toksin serta sampah karena banyak permasalahan ginjal hormonal serta yang lain. Jadi, orang mesti minum banyak air serta ambil beberapa langkah untuk menahan jerawat.

2. Kanker

Salah satunya kanker sangat umum yang merubah orang di semua dunia merupakan kanker kulit. Ada tiga type umum kanker kulit yang bergantung pada type sel kulit itu berasal. Kanker kulit ini termasuk juga melanoma, kanker sel skuamosa serta kanker sel basal. Paparan berlebihan pada cahaya UV yang mengakibatkan rusaknya secara langsung ataukah tidak secara langsung pada DNA, merokok tembakau, predisposisi genetik, virus papiloma manusia, vitamin serta kekurangan mineral, serta yang lain bisa mengakibatkan kanker kulit.

Penyakit yang Sangat Umum dari Skema Ekskresi Merubah Organ Reproduksi
Anda mungkin saja tidak yakin, tetapi organ reproduksi seperti rahim pada wanita, juga lakukan tindakan seperti alat eksresi pada manusia. Wanita condong alami menstruasi tiap-tiap bulan. Perdarahan menstruasi ini merupakan type ekskresi bekas darah, jaringan serta tidak dibuahi sel telur dari badan. Jadi, lewat cara metaforis, rahim juga bertindak selaku organ ekskresi pada wanita. Ada cukuplah beberapa penyakit yang merubah organ reproduksi. Dari jumlahnya itu, beberapa penyakit yang sangat umum merupakan seperti berikut :

1. Penyakit menyebar seksual

Penyakit umum kelamin atau penyakit menyebar seksual (PMS) merupakan infeksi yang disebarkan karena tingkah laku seksual yang tidak aman. Penyakit ini termasuk juga banyak bakteri, infeksi virus serta jamur seperti sifilis, gonore, herpes, HIV/AIDS, candidiasis, serta yang lain. Hal seperti ini begitu terpenting untuk menahan infeksi penyakit menyebar seksual karena bisa mengakibatkan banyak komplikasi serius menjadi akibatnya karena yang banyak komplikasi reproduksi dan infertilitas muncul. Sejumlah besar infeksi STD begitu menyebar serta bisa ditransfer dari satu pasangan seksual dengan yang lainnya, dari ibu ke bayi waktu melahirkan serta waktu menyusui.

BACA JUGA : Gejala Kanker Yang Harus Kamu Waspadai

2. Kanker

Terdapat beberapa kanker rahim yang meliputi sarkoma rahim, kanker serviks, serta yang lain. Kanker ini merusak hampir selama waktu. Hal seperti ini memerlukan dokter untuk lakukan histerektomi serta kemoterapi untuk singkirkan beberapa sel kanker, yang mengakibatkan kemandulan pada umumnya wanita.

Kita mesti tetap mencari pertolongan medis untuk singkirkan penyakit umum ini sesegera mungkin saja. Bila sampah dari badan tidak diekskresikan keluar, hal tersebut akan mengakibatkan banyak komplikasi medis seperti kebingungan mental, delirium, masalah tidur, toksisitas.

Mudah-mudahan info diatas bermanfaat dalam mengerti beberapa penyakit umum serta masalah yang merubah organ skema ekskresi pada manusia.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *